Peralatan Bengkel

Bagi lulusan sekolah SMK adalah menjadi keharusan untuk mampu bekerja atau malah bisa menciptakan peluang kerja sendiri. Setelah membaca, mempelajari, memahami, mendalami dan mempraktekkan apa isi dari buku teknologi sepeda motor ini, dengan didampingi oleh guru praktek, instruktur praktek saat prakerin (praktek kerja industri) diharapkan peserta didik mampu mengaplikasikannya berupa kemampuan kerja. Banyak macam pekerjaan yang bisa timbul dari bidang ini, antara lain bekerja menjadi:

1. Teknisi pencucian –pemasangan asesoris sepeda motor. Dengan area kemampuan seperti:

• Kompeten untuk melepas dan memasang asesoris sepeda motor
• Kompeten untuk mencuci sepeda motor
• Kompeten untuk menyalon sepeda motor

2. Teknisi bengkel tune-up sepeda motor/perusahaan. Dengan area kemampuan seperti:
• Kompeten untuk melepas kepala silinder, menilai komponenkomponennya serta merakit kepala silinder.
• Kompeten merakit dan memasang sistem rem berikut komponen-komponennya.
• Kompeten untuk mengganti rantai
• Kompeten untuk memperbaiki sistim start

3. Teknisi bengkel tambal ban. Dengan area kemampuan seperti:
• Kompeten untuk mengidentifikasi kontruksi jenis roda dan system pemasanganya
• Kompeten untuk melepas roda-roda
• Kompeten untuk pemeriksaan roda dan pemasangannya
• Kompeten untuk memasang roda
• Kompeten untuk membongkar, memasang dan mengganti ban dalam dan ban luar
• Kompeten untuk memeriksa ban dalam dan luar untuk menentukan perbaikan
• Kompeten untuk melaksanakan perbaikan ban dalam.

4. Teknisi dealer sepeda motor/bengkel besar/perusahaan. Dengan area kemampuan seperti:
• Kompeten untuk menentukan mana sepeda motor yang punya performance baik dan motor yang performancenya tidak baik
• Kompeten untuk menggunakan dan memelihara alat ukur
• Kompeten untuk melepas kepala silinder, menilai komponenkomponenya serta merakit kepala silinder
• Kompeten untuk memperbaiki dan melakukan overhaul komponen sistem bahan bakar bensin
• Kompeten untuk melakukan overhaul engine dan menilai komponen-komponennya, memeriksa toleransi serta melakukan prosedur pengujian yang sesuai
• Kompeten untuk melakukan overhaul kopling manual dan otomatis berikut komponen-komponennya
• Kompeten melakukan overhaul sistem transmisi manual
• Kompeten merakit dan memasang sistem rem berikut komponen-komponennya
• Kompeten untuk memeriksa sistem kemudi
• Kompeten untuk memeriksa sistem suspensi
• Kompeten untuk mengganti rantai/chain
• Kompeten untuk memperbaiki instrumen dan sistem pengapian
• Kompeten untuk memperbaiki sistem pengisian
• Kompeten untuk memasang, menguji dan memperbaiki sistem penerangan dan wiring

Untuk memulai suatu pekerjaan perbengkelan sepeda motor, baik itu bengkel skala kecil ataupun sedang, bahkan mungkin besar, perlu kiranya setiap orang mengenal dan menyiapkan kunci-kunci yang dibutuhkan untuk memberi pelayanan pada perbengkelan. Selain keterampilan berbengkel, menentukan kunci yang mana yang pas dipakai untuk pelayanan di perbengkelan adalah juga suatu keahlian yang dibutuhkan seorang montir bengkel, keahlian ini bisa didapat dari teori ilmu dan pengetahuan yang didapat dari sekolah dan adalah penting untuk mendapatkan ilmu pengetahuan melalui pengalaman kerja bagi seorang calon pekerja bengkel. Berikut ini beberapa kunci dan peralatan yang biasa dipakai dan dibutuhkan di bengkel sepeda motor:

1. Peralatan untuk Keselamatan Kerja

Safety pendengaran: Di bengkel yang bising, alat ini diperlukan agar telinga tidak mengalami polusi suara (mengatasi suara bising).

Bike life: digunakan untuk mengangkat sepeda motor yang akan di perbaiki atau diperiksa, dengan adanya bike life ini,
akan lebih memudahkan pekerja untuk mengerjakan bagian-bagian bawah dari sepeda motor dan sikap tubuh pekerja juga akan lebih baik, sehingga pekerja tidak mudah lelah ataupun sakit leher dan punggungnya.

Sepatu pengaman: Untuk safety dalam bekerja

2. Alat Bantu Pekerjaan

Hydraulic press: Alat untuk mempress blok piston, press klahar.

Compressor udara: digunakan untuk menghasilkan udara yang bertekanan, udara ini bisa untuk angin sepeda motor ataupun untuk proses pembersihan knalpot sepeda motor 2 langkah.

Ragum: untuk membuka baut yang doll, atau untuk pegangangan ketika akan memotong suatu bahan

Trolley untuk letak kunci atau rak kunci: dipakai untuk meletakkan kunci-kunci atau peralatan bengkel lainnya yang mungkin diletakkan disini, terutama yang rutin dipakai.

Kotak kunci dari plastic 17”: merupakan kotak plastic untuk meletakkan kunci-kunci yang sirkulasi pemakaiannya lebih sering atau kunci-kunci yang sering dipakai dan tidak berupa set kunci seperti tang, obeng, dsb

Palu: digunakan untuk memukul seperti memukul bagian sepeda motor yang sudah susah untuk dibuka secara normal, hal ini bisa terjadi bila bagian tersebut sudah aus bautnya.

Alat untuk mengukur pengapian

Kaleng penyemprot oli pelumas: digunakan untuk menyemprotkan loli pelumas seperti pada bagian rantai, bagian mesin yang harus dilumasi.

Gergaji besi kecil: digunakan untuk meotong, seperti memotong bagian yang sulit dibuka secara normal sehingga akhirnya harus dipotong

Sikat besi: untuk membersihkan kotoran yang menempel pada mesin motor

Alat pemompa dan pengurangan tekanan angin di ban: terdiri dari manometer sebagai pengukur tekanan angin ban yang dipompakan serta bisa dipakai untuk mengurangi tekanan kebatas yang diinginkan (kebatas maximal tekanan ban).

Air duster: kegunaanya untuk membersihkan kotoran pada bagian mesin, seperti kotoran pada mesin yang telah dibongkar dan akan dipasang, terutama digunakan untuk membersihkan bagian mesin dari pasir, debu, partikel yang mungkin menempel.

3. Kunci-kunci

Tang: untuk membuka baut yang longgar dan untuk memegang baut yang panas

Combination wrench set (kunci pas): digunakan untuk membuka baut dan memasang baut

Feeler: untuk mengukur (menstel klep), pengukur kerenggangan klep dan busi

1/4” Drive sockets set (kunci socket): Digunakan untuk membuka baut-baut yang sukar di buka dengan kunci pas atau kunci wrench.

Pahat: digunakan untuk membuka baut yang telah aus dan sulit untuk dibuka dengan kunci yang semestinya.

Obeng pukul: digunakan untuk membuka baut yang sangat keras dan untuk mengencangkan pemasangan baut.

Puller: digunakan untuk mencabut benda yang susah untuk dikeluarkan, seperti klahar, bagian-bagian yang di press.

Puller dengan 2 gigi penjepit Puller dengan 3 gigi penjepit.

Kunci wrench untuk mengatasi gangguan: digunakan untuk membuka baut yang jauh jangkauan karenanya sulit dijangkau dengan kunci pas.

Tang potong: digunakan untuk memotong kabel

Tang pengunci: digunakan untuk menjepit ataupun membelokkan benda yang sedang di pegangnya. Tang ini digunakan untuk memasang spie

4. Perawatan Dan Pemeliharaan Peralatan Perbengkelan

Peralatan perbengkelan baik itu peralatan keselamatan kerja maupun alat bantu yang digunakan serta kunci-kuncinya penting untuk dipelihara dan dirawat. Pemeliharaan diperlukan untuk mencegah kerusakan dari alat. Pemeliharaan bisa berupa:

1. Pembersihan setelah alat dipakai
2. Meletakkannya di tempat yang semestinya (terlindung dari air hujan dan cahaya matahari yang terik)

Sementara itu untuk merawatnya perlakuan yang harus diberikan antara lain:

1. Membersihkannya secara berkala (dari debu dan karat)
2. Menservisnya secara berkala (agar alat selalu siap pakai dan dalam kondisi baik)

Alat-alat bengkel bagi pebengkel pemula bisa dibeli secara berangsur-angsur tergantung dari modal yang dimilki, karena untuk membeli alat-alat tersebut secara lengkap akan sangat menguras keuangan.

Bagi orang yang punya tekad kuat mendirikan sebuah bengkel sederhana sebagai permulaan baik juga untuk dilakukan, karena dari pengalaman dan pengamatan penulis banyak bengkel sepeda motor yang bermula dari kondisi seperti itu, yang penting kualitas kerja dan cara menghadapi konsumen yang paling perlu diperhatikan. Pekerjaan yang bersih, rapi dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi konsumen bisa menjadi daya tarik utama dari pekerjaan berbengkel, apalagi dengan pelayanan yang ramah dan cekatan, konsumen akan merasa senang dan terlayani sehingga bila ada kendala mereka akan datang lagi, awal yang bagus tersebut akan terus terbina hingga secara tak langsung seorang pebengkel telah menyiapkan langganannya untuk kedepan. Banyak orang yang lebih mengutamakan rasa nyaman dalam memilih tempat langganan.

Kelengkapan alat juga penting namun bagi lulusan SMK standar ini bisa dijadikan kriteria nomor kesekian, tak sedikit orang yang memulai dengan apa yang ada, bagaikan kata-kata bijak ”tak ada rotan akarpun jadi”. Karena memanfaatkan apa yang ada, mengusahakan apa yang tak ada, menerima kondisi yang ada dan mengatur strategi untuk melengkapkannya adalah lebih bijak, lalu lakukan apa yang bisa anda lakukan, dan jangan tunda semangat anda dengan rasa putus asa”. Bagaimanapun banyak jalan menuju Roma.

SOAL-SOAL LATIHAN

1. Sebutkan sekurang-kurangnya 3 macam peralatan yang bisa digunakan untuk alat keselamatan kerja
2. Mengapa seseorang yang lulus dari smk dianggap sebagai orang yang layak untuk bekerja, kemukakan alasan anda dan berikan contoh pekerjaan yang menurut anda bisa diciptakan melalui pengetahuan mengenai sepeda motor.
3. Sebutkan sedikitnya 11 macam kunci yang biasa di pakai di bengkel sepeda motor, dan jelaskan kegunaannya.
4. Apa yang harus dilakukan seorang pebengkel profesional untuk melanjutkan usahanya menjadi lebih baik.

Leave a Reply