Alat-alat Hidrolik

Kerusakan bodi akibat benturan atau tabrakan terkadang tidak hanya merusakkan bodi kendaraan bagian luar saja, namun tidak menutup kemungkinan kerusakan terjadi juga

pada chassis/ rangka kendaraan. Kerusakan pada rangka kendaraan memerlukan perbaikan yang ekstra teliti, dikarenakan rangka memiliki konstruksi yang kuat dan sangat menentukan kestabilan, keamanan dan kenyamanan dari sebuah kendaraan.

Sebagai akibat dari tabrakan (seperti gambar 6.1), bodi kendaraan bisa dimungkinkan ada bagian kendaraan yang rusak, mengkerut, mulur, bengkok dan lain sebagainya. Untuk perbaikan bodi yang rusak tersebut, kadang tidak bisa dilakukan bagian per bagian, akan tetapi bersamasama. Hal ini memerlukan beberapa peralatan yang dapat bekerja secara kompak dan bersama-sama.

Khusus pada bab ini, akan dijelaskan beberapa perlatan hidrolik yang digunakan untuk memperbaiki kerusakan bodi kendaraan. Proses perbaikan pada kendaraan maupun lama waktu perbaikan bodi tergantung dari jenis kerusakan.

Gambar 6.1. Kerusakan bodi ketika tabrakan

108

Alat-alat Hirolik

6.1. Pengertian Kata hidrolik berasal dari bahasa Inggris hydraulic yang berarti cairan atau minyak. Prinsip dari peralatan hidrolik memanfaatkan konsep tekanan, yaitu tekanan yang diberikan pada salah satu silinder akan diteruskan ke silinder yang lain., sesuai dengan hukum Pascal.

Peralatan hidrolik untuk memperbaiki bodi kendaraan memiliki ukuran yang sangat bervariasi, dari peralatan yang hanya memiliki kekuatan sekitar 1 ton, sampai dengan 50 ton. Jenis yang digunakan disesuaikan dengan kerusakan yang terjadi. Jenisnya juga beragam dan beberapa alat dapat saling dikombinasikan.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka perlu diperhaikan prosedur perbaikan dengan alat hidrolik.

Gambar 6.2. Prinsip kerja hidrolik

Dalam penggunaan berbagai peralatan hidrolik, biasanya kita sering menggunakan oli sebagai perantara untuk menyalurkan tekanan. Jadi, perbaikan bodi kendaraan memanfaatkan oli untuk membantu pekerjaan kita. Konsep dari hidrolik banyak digunakan pada pemakaian sistem rem kendaraan, dongkrak kendaraan, alat pengangkat mobil ketika dicuci, juga pada berbagai alat berat seperti back hoe, excavator dan lain sebagainya.

Dalam perbaikan bodi kendaraan, baik kerusakan ringan maupun kerusakan berat, sering diperlukan peralatan hidrolik untuk memperbaiki kerusakan tersebut. Peralatan hidrolik yang sering digunakan adalah alat pengangkat mobil (car lift), dongkrak lantai, ram atau dongkrak tenaga serta alat-alat penarik dan penekan.

109

Teknik Bodi Otomotif

Gambar 6.3. Penggunaan alat hidrolik untuk perbaikan bodi mobil

6.2. Alat-alat Pengangkat (Car Lift) Car lift terdiri dari beberapa jenis, single post, double post ataupun four post car lift. Tenaga yang digunakan untuk mengalirkan oli menggunakan pompa yang digerakkan oleh tenaga manusia langsung, pompa yang digerakkan motor listrik, ataupun dengan pompa yang digerakkan dengan udara tekan. Aliran fluida dari pompa dialirkan ke silinder, yang menyebabkan piston akan terangkat ke atas dan penyangga akan mengangkat kendaraan.

Gambar 6.4. Tekanan hidrolik

110

Alat-alat Hirolik

Pada car lift tipe single post terdapat empat lengan yang dapat diatur sedemikian rupa baik panjang-pendeknya serta arah lengannya, sehingga mobil dapat terangkat dengan aman. Jenis ini banyak digunakan untuk membuka bengkel pencucian kendaraan, karena dapat menjangkau beberapa bagian mesin dengan leluasa. Namun untuk perbaikan bodi ataupun kaki-kaki kendaraan, faktor keamanannya kurang baik bila dibandingkan dengan jenis car lift yang lainnya.

Apabila bekerja di bawah car lift jenis ini, perlu hati-hati ketika dibawah kendaraan.

Gambar 6.5. Single post car-lift

Demikian juga untuk car lift jenis double post car lift juga memiliki landasan penyangga kendaraan yang dapat diatur untuk menyesuaikan dengan bodi/ rangka kendaraan. Alat pengangkat kendaraan ini cocok untuk perbaikan bodi khususnya kaki-kaki (roda) karena roda menggantung dan lebih aman daripada jenis single post car lift.

Gambar 6.6. Two post car-lift

111

Teknik Bodi Otomotif

Sedangkan untuk tipe four post car lift, memiliki tingkat keamanan yang paling baik. Akan tetapi tidak cocok untuk perbaikan kaki-kaki kendaraan, dan lebih cocok untuk pekerjaan dibawah kendaraan seperti perbaikan transmisi, differensial (gardan), sistem rem dan sebagainya.

Gambar 6.7. Four post car-lift

Ketika mengoperasikan car lift dilarang membawa penumpang atau ada orang didalam kendaraan. Pintu kendaraanpun juga harus tertutup rapat atau lebih aman terkunci. Apabila car lift memiliki kunci tambahan sebagai pengaman ketika sedang digunakan, maka kunci harap dipasang. Apabila peralatan tidak bisa berfungsi dengan sempurna, maka alat tersebut jangan digunakan. Lakukan terlebih dahulu perbaikan, termasuk jika alat sudah tidak bisa bekerja cepat seperti biasanya, mungkin minyak pelumas perlu dicek, atau terdapat kebocoran pada sistem.

Dongkrak

Dongkrak lantai atau sering disebut dengan dongkrak saja, digunakan untuk mengangkat sebagian dari bodi kendaraan. Dongkrak dioperasikan dengan cara memompa silinder dengan tangan melalui handle (tuas pemompa). Pada dongkrak juga dilengkapi katup pembebas, yang digunakan untuk mengembalikan posisi piston pada kondisi semula. Ketika sedang menggunakan dongkrak, penyangga harus pada posisi yang tepat pada kendaraan, sebab bila tidak, maka dongkrak bisa terguling dan dapat menyebabkan bodi kendaraan terguling dan memungkinkan kerusakan.

112

Alat-alat Hirolik

Gambar 6.8. Dongkrak

Dongkrak dibedakan berdasar besar kekuatan yang dimilikinya. Terdapat salah satu jenis dongkrak yang memiliki kekuatan yang besar disebut dengan dongkrak buaya. Untuk tindakan keamanan, gunakan penyangga tambahan (jack stand) dibawah kendaraan pada chasis atau komponen yang kuat menahan beban mobil, agar kita aman bekerja dibawah kendaraan.

Gambar 6.9. Dongkrak buaya

Portable Crane

yang bisa diatur panjang-pendeknya sesuai kebutuhan.

113Portable crane adalah alat yang digunakan untuk mengangkat mesin yang akan dikeluarkan dari kendaraan yang dapat berpindah tempat (portable). Alat ini terdiri dari bagian bawah yang dilengkapi roda, tiang utama, pompa hidrolis, katu pembebas, serta tangkai pengangkat

Teknik Bodi Otomotif

Alat ini dapat bekerja secara hidrolik juga, yaitu dengan cara memompa dengan menggunakan tangan pada tuas pemompa, sehingga piston dalam silinder akan mengangkat tangkai pengangkat.

Gambar 6.10. Portable crane

Ketika bekerja menggunakan crane pastikan bahwa mesin yang akan diangkat sudah benar-benar bebas dari kendaraan, termasuk bautbaut pengikat, engine mounting (dudukan mesin), kabel-kabel, selang dan komponen lainnya. Setelah terangkat, segera letakkan komponen yang diangkat pada tempat yang aman, baru kemudian mengerjakan perbaikan.

Crane juga bisa digunakan untuk keperluan lain selain mengangkat mesin, misalnya mengangkat benda-benda berat yang harus diangkat atau dipindahkan. Tentunya, dengan memperhatikan kekuatan maksimum dari crane yang bersangkutan.

6.3. Hydraulic Power Jack Peralatan hidrolik ini sering digunakan pada pekerjaan bodi kendaraan, pada umumnya memiliki bagian-bagian utama, yaitu:

114

Alat-alat Hirolik

Gambar 6.11. Hydraulic power jack set

Pompa hidrolik, yang berfungsi menghasilkan tekanan hidrolik yang digunakan untuk menarik, menekan, mencekam sesuai dengan ram yang digunakan. Pompa hidrolik ini terdiri dari reservoir (penampung oli), lengan pengungkit dan lubang untuk selang fleksibel high pressure serta katup pembebas (release valve).

Komponen ini merupakan peralatan yang paling pokok pada pekerjaan yang menggunakan peralatan hidrolik.

Gambar 6.12. Pump hydraulic power jack

Slang fleksibel high-pressure, sebagai saluran untuk mengalirkan oli dari pompa hidrolik ke ram, sesuai dengan fungsi ram masing-masing. Selang ini terbuat dari bahan karet yang dibungkus anyaman kabel, kain dan karet pada bagian luarnya. Pada bagian ujung selang terdapat coupler (penyambung) yang bisa dipasang atau dilepas dengan mudah tangan.

115

Teknik Bodi Otomotif

Gambar 6.13. Slang dan bagiannya

Ram, berfungsi untuk menekan, menarik, mencekam dan pekerjaan lain sesuai pekerjaan yang diinginkan dengan tingkat kekuatan yang berbedabeda.

Gambar 6.14. Ram dan bagiannya

Gerak utama pada ram hanyalah mendorong atau menarik piston dengan memanfaatkan tekanan hidrolis. Pada push-ram berfungsi untuk mendorong piston keluar, ditandai dengan lubang masuk aliran oli berada dibawah silinder. Sedangkan pada pull-ram berfungsi menarik piston kedalam, karena posisi lubang aliran oli berada di atas dari silinder. Pemanfaatan masing-masing ram dilakukan dengan cara memasang adaptor (penyambung) seseuai perbaikan bodi kendaraan yang dilakukan.

116Gambar 6.15. Push ram dan pull ram

Alat-alat Hirolik

6.4. Attachment (Peralatan Tambahan) Untuk keperluan perbaikan kendaraan, penggunaan hydraulic jack, pada bagian ram dilengkapi dengan landasan. Bagian bawah biasanya dipasang landasan rata bila berada pada permukaan rata, tapi bisa juga menyesuaikan bentuk landasan. Pada bagian lainnya dipasang kepala yang menyesuaikan dengan bidang tekannya. Untuk bagian bodi yang tidak boleh tergores, maka dipasang kepala menggunakan karet.

Gambar 6.16. Ramdan peralatan tambahan

Sedangkan untuk peralatan tarik, diperlukan peralatan tambahan seperti pada gambar berikut ini:

Gambar 6.17. Attachment

Berikut ini merupakan contoh dari beberapa penggunaan attachment (peralatan tambahan) yang digunakan pada perbaikan bodi kendaraan. Selain menggunakan pengait, biasanya juga digunakan kombinasi rantai.

117

Teknik Bodi Otomotif

Gambar 6.18. Penggunaan beberapa pengait pada rangka dan bodi

Gambar 6.19. Menarik rangka dari lubang yang dipasang ulir

Gambar 6.20. Mencekam rangka kendaraan pada anchor potsdi lantai

118Gambar 6.21. Menarik rangka menggunakan pengait L pada lubang rangka

Alat-alat Hirolik

Gambar 6.22. Arah menarik plat bodi kendaraan yang penyok

Gambar 6.23. setelah plat ditarik, kemudian di palu untuk mempercepat proses

Gambar 6.24. Mencekam bodi pada bagian plat pada kedua sisi

119Gambar 6.25. Penggunaan pengait yang dibaut untuk menarik bodi

Teknik Bodi Otomotif

6.5. Peralatan Tekan Pada perbaikan bodi kendaraan yang mengalami perubahan struktur dari bodi aslinya, kita bisa menggunakan alat penekan yang memanfaatkan sistem hidrolik.

Berikut ini beberapa peralatan tekan yang digunakan dalam perbaikan bodi kendaraan:

Gambar 6.26. Adaptor

Adaptor digunakan untuk menyambung ram dengan dudukan (ujung) dari ram yang digunakan untuk perbaikan bodi kendaraan.

Gambar 6.27. Push ram dan variasi peralatan tambahan

120

Alat-alat Hirolik

Gambar 6.28. Ramkhusus berkekuatan besar

6.6. Peralatan Tarik Perbaikan bodi kendaraan dengan menggunakan alat hidrolik yang menggunakan peralatan tarik. Tabrakan yang menyebabkan bodi rusak, salah satu caranya adalah ditarik.

Gambar 6.29. Prinsip penarikan dengan pull ram

121

Teknik Bodi Otomotif

Gambar 6.30. Pull ram dan variasi peralatan tambahan

Dengan menggunakan bantuan rantai dengan berbagai macam bentuk:

122Gambar 6.31. Alat bantu rantai untuk pull ram

Alat-alat Hirolik

6.7. Body-Frame Straighteners (Pelurus Rangka dan Bodi Kendaraan) Pekerjaan yang banyak dikerjakan pada perbaikan bodi kendaraan adalah menarik atau menekan pada permukaan bodi yang penyok atau rangka yang bengkok menjadi lurus kembali. Oleh karena itu, kita harus terbiasa menggunakan berbagai macam peralatan mekanik, pneumatik ataupun hidrolik dalam memperbaiki bodi kendaraan. Namun, kebanyakan peralatan body-frame straighteners banyak yang menggunakan hidrolik, karena memiliki daya yang besar.

Setiap kerusakan yang terjadi pada bodi kendaraan memiliki bentuk dan kasus yang selalu berbeda-beda. Tidak ada dalam sejarah, terjadinya tabrakan suatu kendaraan yang sama persis, sehingga pasti akan menyebabkan kerusakan yang tidak sama juga. Oleh karena itu pemilihan peralatan body-frame straighteners yang digunakan juga harus tepat sesuai dengan kerusakan yang terjadi.

Gambar 6.32. Konsep hidrolik pada body-frame straighteners

Biasanya pekerjaan perbaikan bodi kendaraan diawali dengan menganalisis proses terjadinya kerusakan bodi kendaraan. Untuk memperjelas, biasanya pada bodi kendaraan yang mengalami kerusakan, diberi gambar gaya atau arah dimana terjadinya tumbukan yang menyebabkan kerusakan, kemudian arah penyebaran tumbukan, serta cara yang digunakan untuk mengembalikan kerusakan tersebut. Kemudian kita menentukan alat yang akan digunakan. Bodi kendaraan tidak bisa kembali seperti semula hanya dengan menggunakan peralatan body-frame straighteners saja, namun dalam proses pengerjaannya, 123jugaketika proses menarik bodi kendaraan berlangsung, teknisi

Teknik Bodi Otomotif

menggunakan beberapa peralatan kerja bodi lainnya, atau bahkan mengkombinasikannya, sehingga proses perbaikan menjadi lebih efektif. Peralatan lainnya itu seperti palu, dolly atau bahkan las acetylene untuk pemanasan.

Gambar 6.33. Menarik dengan klem disertai teknik memukul

Pada dasarnya, peralatan body-frame straighteners dibagi menjadi dua kelompok, yaitu yang bersifat:

1. portable body-frame straighteners (peralatan ini dapat dipindahpindah sesuai dengan keinginan) Gambar 6.34. portable body-frame straigttener

124

Alat-alat Hirolik

2. stasionary body-frame straighteners (peralatan ini tidak dapat dipindah-pindah, bersifat tetap). Gambar 6.35. Stationey body-frame straighteners

Berikut ini contoh peralatan portable body-frame straighteners yang digunakan untuk menarik bodi kendaraan yang mengalami tabrakan pada bagian belakangnya. Body-frame straighteners jenis ini bisa dipindah-pindah, dengan panjang landasan bisa diatur sesuai dengan panjang kendaraan atau keperluan perbaikan yang akan dilakukan. Ketika sedang digunakan, alat ini dikaitkan ke lantai dengan peralatan tambahan yaitu anchor pots (jangkar pengait) yang telah ditanam dilantai.

Gambar 6.36. Menarik bodi belakang dengan dengan hydraulic jack

125

Teknik Bodi Otomotif

Gambar 6.37. Menarik pojok deck liddengan dengan hydraulic jack

Gambar 6.38. Menarik atap kendaraan dengan dengan hydraulic jack

126Gambar 6.39. Meluruskan rangka bodi komposit dengan dengan hydraulic jack

Alat-alat Hirolik

Gambar 6.40. Meluruskan rangka bodi monocoq dengan dengan hydraulic jack

6.8. Anchor Pots Bengkel yang didesain khusus untuk perbaikan bodi, biasanya telah memasang anchor pots yang ada dilantai bengkel. Anchor Pots digunakan untuk mengaitkan rantai yang digunakan untuk menahan peralatan portable body-frame straighteners, sehingga ketika sedang digunakan, peralatan portable body-frame straighteners akan tetap pada posisinya dan tidak berpindah tempat.

Gambar 6.41. Posisi anchor pots pada lantai kendaraan

127

Teknik Bodi Otomotif

Gambar 6.42. Anchor pots, rantai dan penutupnya

Anchor pot yang ditanam dilantai bengkel tersebut terdiri dari silinder plat besi yang dilengkapi dengan rantai pengait yang dilengkapi dengan tutup (ketika sedang tidak digunakan). Pada bagian bawah dari silinder anchor pot terdapat coakan yang akan semakin membuka ketika rantai ditarik, dan semakin mengikat lantai dengan kuat.

Apabila pemasangan anchor pots dilakukan pada lantai yang sudah jadi (lantai lama), maka dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

• perlu membuat lubang pada lantai dengan cara mengebornya terlebih dahulu, sama dengan diameter dari anchor pots, • kemudian anchor pots dimasukkan dengan paksa. • Setelah itu anchor pots ditarik dengan peralatan hidrolik, maka anchor pots akan mengunci. • Semakin besar tarikan yang diberikan, maka bagian bawah dari anchor pots akan semakin kuat mencekeram. 128

Alat-alat Hirolik

Gambar 6.43. Pemasangan anchor pots pada lantai ‘lama’

Sedangkan untuk pemasangan anchor pots dari awal pembangunan lantai bengkel, maka dapat dilakukan dengan membuat pengait, misalnya baut pada dinding anchor pots yang akan ditanam pada lantai beton tersebut.

129Gambar 6.44 . Pemasangan anchor pots pada lantai ‘baru’

130130Teknik Bodi Otomotif

Gambar 6.45. Arah tarikan dan arah kuncian dari anchor pin

Gambar di atas menunjukkan arah ikatan anchor pot yang ada dilantai. Rantai yang terdapat pada anchor pot digunakan untuk mengaitkan peralatan perbaikan bodi yang digunakan.

Berikut ini beberapa cara penggunaan dari anchor pots .

Gambar 6.46. Contoh penggunaan anchor pots

Pada jenis stasionary body-frame straighteners, peralatan ini tidak bisa dipindah-pindah. Ada dua jenis stasionary body-frame straighteners

Alat-alat Hirolik

yang digunakan, yaitu peralatan tetap (tidak bisa dipindah) berada diatas lantai dan satunya adalah peralatan yang ditanam pada lantai.

Jenis yang pertama, rangkaian besi untuk menahan alat-alat yang digunakan untuk menarik, menjepit atau menekan bodi kendaraan terlihat dari luar.

Gambar 6.47. Stasionary body-frame straighteners tipe 1

Sedangkan pada jenis yang kedua, rangkaian pelurus bodi ini tidak tampak dari luar (rata dengan lantai bengkel). Ketika tidak digunakan, maka alur yang ada pada stasionary body-frame straighteners ini ditutup dengan menggunakan penutup plastik khusus yang elastis. Penutup ini akan menjaga alur tetap bersih dan menghindari benda yang jatuh dan masuk dalam rel.

131Gambar 6.48. Stasionary body-frame straighteners tipe 2

Teknik Bodi Otomotif

6.9. Keselamatan Kerja dengan Peralatan Hidrolik Sebagian besar peralatan hidrolik yang digunakan untuk memperbaiki bodi kendaraan yang rusak, memanfaatkan prinsip tarikan. Ketika peralatan hidrolik sedang digunakan untuk menarik bodi kendaraan (biasanya menggunakan rantai tambahan), rantai akan menegang dengan kekuatan lebih dari 2 ton. Apabila klem tidak terpasang dengan benar, pengait lepas dari dudukannya, rantai yang putus, atau bodi/rangka kendaraan yang putus, maka dapat membahayakan teknisi yang sedang melaksanakan perbaikan. Oleh karena itu, bekerja dengan menggunakan peralatan hidrolik perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut:

a. jika menggunakan klem, pastikan klem dapat mencengkeram kuat pada bodi kendaraan yang tepat b. pastikan bahwa gerigi dari klem bersih, sehingga dapat mencengkeram kuat. Bila perlu bersihkan dengan sikat baja. c. periksa rantai dari kemungkinan cacat sebelum digunakan. d. jika bodi atau rangka yang akan ditarik tersebut sudah keropos, hatihati menarik pada bagian ini. Lakukan pengelasan tambahan (misalnya dengan plat) terlebih dahulu. e. apabila perbaikan kendaraan menggunakan alat-alat penyangga, pastikan kendaraan diikat dengan kuat, sehingga tidak menyebabkan kendaraan terguling. f. untuk melakukan penarikan pada bagian bodi/rangka yang kuat, gunakan dua rantai sekaligus g. bila perlu, rantai dan klep dibungkus dengan pembungkus yang kuat sehingga bila putus maka tidak menyebabkan kecelakaan kerja h. janganlah berdiri searah dengan rantai yang digunakan untuk menarik bodi/rangka kendaraan. Pertanyaan:

1. Sebutkan macam dari alat-alat pengangkat, dan berikan penjelasan! 2. Apakah yang dimaksud dengan pump hydraulic power jack, pull ram, push ram dan attachment? 3. Bagaimanakan cara memasang anchor pots sebagai alat bantu memperbaiki bodi kendaraan?

Leave a Reply